Minggu, 13 Desember 2015

Cinta itu buta?

Terlalu berani untuk melangkah,
Terlalu tergesa untuk sebuah keputusan.
Mengejar ketulusan di dunia yang semakin berantakan atas nama kebenaran,
Membutuhkan sebuah pengakuan atas nama cinta.
Salahkah ketika cinta itu ada?
Dan salahkan jika cinta itu butuh sebuah pengakuan?
Terlalu naif ketika cinta terus menoleh pada goresan masa lalu,
Terlalu tak adil ketika ketulusan harus didasarkan atas sepotong cerita yang telah lama dilupakan.
Mungkin benar cinta itu buta,
Karena hanya orang buta yang bisa mengikuti atus cinta tanpa harus menoleh ke belakang.
Mungkin juga karena orang buta sanggup menyamakan rasa di hati dan pikiran di otak nya untuk mencapai tujuannya.
Dan... karena orang buta percaya bahwa cinta takkan menyesatkannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar