Senin, 14 Desember 2015

Belajar saja dari waktu

Di suatu senja ada seseorang bertanya kepadaku:
Mengapa hidup ini harus dibagi dalam rentetan waktu yang mengharuskan kita untuk memiliki masa lalu?

Saya pun menjawab:
Karena dari waktu kita belajar untuk menghargai apapun yang sedang kita miliki saat ini. Mungkin saja detik berikutnya bukan lagi milik kita.

Dia kembali bertanya:
Lantas mengapa Tuhan membiatkan kita melakukan kesalahan di masa lalu?

Saya pun menjawab:
Agar kita belajar menjadi lebih baik di masa sekarang dan akan datang.

Kembali lagi dia bertanya:
Tapi mengapa ketika kita telah belajar dari masa lalu dan telah melupakan semuanya masih ada orang yang tak mampu menerima keadaan kita dan menjadikannya sebagai alasan?

Saya pun menjawab:
Karena dia bukanlah orang beruntung yang berhak memiliki seseorang sepertimu yang telah belajar banyak hal dari masa lalumu, yang telah bangkit dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Sekali lagi dia bertanya:
Lantas apa yang harus saya lakukan?

Saya menjawab:
Bersyukurlah karena sekali lagi hidup mengajarkan padamu untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Jadikanlaj dia masa lalumu yang telah memberi pelajaran berharga, dan mulailah melangkah ke depan. Di depan sana akan ada seseorang yang memang pantas memilikimu karena keberadaanmu bukan karena masa lalumu.

Dan akhirnya dia berkata: aku bersyukur buat setiap kisah yang tergores di masa lalu. Karena telah mempersiapkanku menjadi pribadi yang lebih baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar