Sabtu, 07 September 2013

Untukmu dari dirimu

Happy day sayang...
hari kamu berusia 26 tahun... suatu anugerah yang luar biasa dari Tuhan
selama 26 tahun ini ada begitu banyak hal yang kamu alami...
kadang-kadang kamu tertawa lepas dengan bebasnya... kadang-kadang kamu harus menangis...
kadang-kadang kamu berbicara... kadang-kadang kamu harus mendengar...
semua hal yang sungguh luar biasa telah kamu alami.
tapi harus kamu akui bahwa semua itu telah menghantar kamu sampai pada detik ini di usia 26 tahun yang juga sungguh luar biasa.
kamu bukan lagi gadis kecil pemalu yang menutup diri dengan dunia ini....
kamu adalah seorang gadis dewasa yang penuh dengan keceriaan...
kamu bukan lagi seorang gadis pendiam yang hanya mampu memendam hasrat hatimu... kamu adalah seorang gadis dewasa yang luar biasa dalam semua talenta yang dianugerahkan Tuhan padamu.

selamat ulang tahun untukmu gadis dewasa yang luar biasa...
masih ada banyak hal di depan yang harus kamu lewati, gumuli dan syukuri.
nikmatilah semua itu dengan tenang, bertanggung jawab dan penuh ucapan syukur...
jika nanti kamu harus menangis... menangislah namun jangan biarkan tangisan itu menutupi kemilau indah di matamu.
jika kamu harus tertawa... tertawalah namun jangan biarkan tawa itu membuatmu lupa diri.
teruslah melangkah ke depan. jika kamu harus sedikit menoleh ke belakang, lihatlah semua kisah hidupmu itu sebagai pelajaran hidup.
hidup ini indah untuk dijalani, maka nikmatilah semuanya. yakinlah bahwa kamu memang diciptakan dengan keunikanmu sendiri dan kamu memang adalah gadis yang luar biasa.
                              peluk dan cium
                              
                                    DIRIMU

Selasa, 03 September 2013

Miracle


kisah seorang perempuan yang sangat menjunjung tinggi yang disebut cinta sejati.
Aku mengenalnya setahun yang lalu. Pertemuan yang tak pernah disangka-sangka. Pertemuan yang menghasilkan sesuatu yang berbeda pada pandangan pertama. Aku tak ingin menyebutnya cinta pada pandangan pertama karena aku adalah salah seorang yang tidak percaya akan hal tersebut. Tapi harus aku akui pertemuan pertama itu menghadirkan sesuatu yang berbeda, sesuatu yang mungkin dapat disebut “penasaran”
Setelah pertemuan pertama itu kami diijinkan untuk dapat membangun persahabatan setelah pertemuan ketiga kami yang member kami kesempatan untuk saling bertegur sapa. Semuanya berjalan apa adanya… mengalir bersama waktu… terus tumbuh di dalam kebersamaan kami. Tanpa diminta dan disengaja aku ingin terus menjadi orang yang ingin selalu berada di sampingnya. Tanpa diakui aku mulai merasakan cinta itu. cinta yang dapat ikatakakn cinta yang terlarang… terlalu banyak perbedaan diantara kami. Tapi di dalam perbedaan itulah cinta itu semakin kokoh berdiri.
Cinta itu terus kami bina di dalam saling pengertian kami… cinta it uterus kami pertahankan di dalam apa adanya kami. Kadang kami tertawa bersama… tawa yang tak pernah mampu kulupakan. Kadang kami harus berselisih paham tapi mampu kami selesaikan dengan kepala dingin… dan kadang juga air mata haru mengalir dari kelopak mata kami karena rasa syukur kami karena diperkenankan yang Mahakuasa untuk saling mencintai apa adanya.
Dan kini, rasa cinta yang sama itu pula yang memberiku kekuatan untuk tetap bertahan dalam sebuah penantian panjang yang tak tentu ujungnya. Penantian yang mulai terasa menyakitkan… ada sesuatu yang unik dalam penantian itu… ketika aku memutuskan untuk menyerah, dia selalu mengingatkanku tentang perjuangan kami dan ketka dia akan menyerah selalu aku ingatkan tentang betapa beratinya dirinya untukku.
Kini, ketika kata “menyerah” itu seolah mnguasai setiap keadaan kami, aku… seorang perempuan yang menjunjung tinggi cinta sejati, kembali berdiri tegak dan mengatakan “jalan yang harus dilalui cinta sejati tak pernah mulus, tapi di sana selalu ada keajaiban”