Kepingan hati yang seolah enggan untuk dihampiri
seolah mengunci diri dalam jeruji ego
Kini terbuka,
Kini tak terhalangi.
Semua kenangan terpampang laksana sebuah layar lebar
Yang mengkisahkan cerita dua insan.
Membiarkan kenangan itu kembali menari,
Mengungkap lagi sebuah kisah terpendam.
Dulu pernah ada janji
Tentang sebuah asa
Yang kini diingkari
Dulu pernah ada penantian
Yang kini harus diakhiri.
Semua kenangan dibiarkan terpampang di situ,
Di sudut hati yang telah lelah mencinta,
Kemudian dibiarkan lenyap bersama hembusan angin di kota ini.
Minggu, 29 Juni 2014
Kepingan hati ini
Sabtu, 28 Juni 2014
Dingin ini
Dingin ini menusuk hingga kedalaman hati yang kelam
Akhir Juni menjadi saksi perpisahan hati.
Semua menjadi dingin, bergetar
Meninggalkan gertakan kecil di dalam rongga mulut,
Gertakan menahan dingin
Sekaligus sakit yang mendalam.
Soe, akhir Juni 2014
Rabu, 04 Juni 2014
Cinta vs Harga diri
Apakah harga diri harus mengalahkan cinta?
Cinta yang diperjuangkan menjadi samar karena sesuatu yang disebut harga diri.
Sejahat itukah harga diri itu sehingga berani mengorbankan cinta?
Atau sesederhana itukah cinta hingga tak sanggup bersaing dengan harga diri?
Minggu, 01 Juni 2014
Rindu
Membiarkan rindu itu menggantung...
Mengikuti irama alam di sekelilingnya.
Rindu yang menyesakkan dada
Namun memberi getar cinta yang kuat.
Aku mencintai saat-saat rindu itu hadir
Karena di sana aku berusaha menemukanmu dalam kenangan.