Minggu, 29 November 2015

Prosesi Bakar Lilin Natal

BAKAR LILIN
Orang 1
:
Sebuah rahim yang kudus menjadi awal kehidupan baru… Laksana awal sebuah penciptaan.
Orang 2
:
Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi, bumi belum berbentuk dan kosong. Gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.(Kej 1: 1-2)
Orang 3
:
Kekosongan itu mulai terisi satu per satu hingga diciptakanNya sesuatu yang unik dan berharga.
Orang 4
:
Berfirmanlah Allah: Baiklah kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa kita, supaya mereka berkuasa atas seluruh bumi. Maka diciptakannya laki-laki dan perempuan (Kej 1: 26-27)
Orang 5
:
Manusia… gambar Allah…
Manusia… bukan sesuatu yang sia-sia…
Namun…  (ekspresi sedih)
semuanya menjadi sia-sia ketika dosa itu mulai menguasai.
Kemuliaan Allah menjadi sirna dalam diri karya suciNya.
Orang 6
:
Dosa… Mulai membangun perbedaan…
Dosa… Mulai menghancurkan persaudaraan…
Dosa… Tidak lagi mempersatukan…
Orang 7
:
Adakah kebenaran yang mampu membenarkan kami? Akankah kami bebas dari dosa ini?
Kami lelah dengan perpecahan ini…
Kami lelah dengan peperangan…
Kami lelah dengan segala ancaman...
Kami lelah dengan ego yang melonjak ini…
Kami butuh persaudaraan yang dulu… Kami merindukan kasih dalam Eden.
Orang 8
;
kasihMu lebih dari mentari yang tak pernah berhenti mamancarkan sinarnya.
cintaMu lebih dari samudra tenggelamku di dalam kesetiaanMu Tuhan… (Reff lagu Kasih Bapa- Judika)
Orang  9
:
kasihNya jauh melebihi ciptaanNya… hanya ada satu kasih yang sempurna.
Orang  10
:
Kasih yang sempurna telah ku trima dariMu, bukan karna kebaikanku,
Hanya oleh kasih karuniaMu, kau Pulihkan aku, layakkanku tuk dapat memanggilMu Bapa…. (Lagu Kasih yang sempurna)
Orang  11
:
Tiada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. (Yoh 15: 13)
0rang  12
:
(Bicara sambil membakar lilin milik ke-11 orang yang lain)
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini sehingga IA telah mengaruniakan anakNya yang tunggal supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal. (Yoh 3: 16)

Setelah membakar lilin milik teman yang lain, Jemaat menyanyikan KJ 92 “Malam Kudus” sambil ke-12 orang ini membakar lilin yang dipegang oleh jemaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar