Kamis, 16 Oktober 2014

Hawa yang tersakiti

Seorang hawa tersakiti
Bukan karena sakit melahirkan
Bukan pula karena tersayat pisau,
Tapi karena disakiti orang yang paling dicintainya.
Cintanya ternodai kekerasan.
Ketulusannya terciderai ketidakpercayaan.
Ditekan...
Dilecehkan...
Dinomor duakan...
Dikasari bahkan dilukai.
Cintanya berubah menjadi rasa sakit,
Tapi tetap setia dalam sebuah janji suci.
Haruskan ia berhenti mencintai?
Tapi ini cinta!
Haruskan ia melarikan diri?
Tapi ini rumah tangganya!
Tetap mencintai di dalam rasa sakit.
Tetap tersenyum di dalam tekanan.
Seorang penolong yang butuh pertolongan,
Seorang hawa yang menjadi dingin
Karena cinta yang ternodai.

16 Oktober 2014
@SSP SoE- pelatihan konseling

Tidak ada komentar:

Posting Komentar