Selasa, 09 Februari 2016

Diam tak selamanya emas

Bertanya di dalam diam,
Membiarkan semua tetap menjadi tanda tanya meski hati terus gelisah dalam senyuman
Jika memang diam menjadi sebuah jawaban,
Tak takutkah jika kesalahpahaman mengisi sisi hati?
Diam tak selamanya emas.
Diam kadang menghancurkan.
Aku tak ingin bising tapi aku juga tak suka dengan diam.
Aku hanya butuh sebuah kepastian antara hati dan logika.
Aku hanya butuh pengertian tentang makna sebenarnya dari ikatan yang selama ini di atas namakan cinta.
Tak mudah untuk melangkah...
Bukan karena kaki ini terlalu lelah
Tapi karena tak tahu ke mana kaki ini harus dilangkahkan.
Seperti kehilangan kompas,
Ingin bertanyapun tak mampu.
Lalu harus kemanakah kaki ini melangkah?
Tersandung tapi tak ingin terjatuh
Tertidur tapi tak ingin terlelap.
Seolah menanti sebuah keajaiban yang mengantarkan kaki ini pada langkah sebenarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar