Senin, 17 April 2017

Menertawakan hidup

Terima kasih,
Keadaan ini benar-benar menyiksaku tapi mampu membuatku untuk menertawakan hidup.
Aku seolah berada di dasar jurang. Semua hal terasa begitu jauh fi atas sana, sedangkan aku, aku sendiri di sini, menatap semuanya tanpa bisa berbuat apa- apa. Aku ingin menangis, tapi apakah tangisan dapat merubah  keadaan ini? Aku tak tahu pasti! Kadang aku berpikir menangislah saja, tapi akutak ingin tangisan itu malah melemahkanku.
Kadang aku ingin marah! Tapi pada siapa amarah ini ku lemparkan? Tak ada yang menyadari keadaanku selain diriku sendiri.
Aku ingin meminta pertolongan! Hahahhaa... pada siapa? Mereka hanya tahu kalau aku ada di sini, akan selalu ada untuk mereka tapi tak pernah tahu bahwa mereka tak pernah memahami hakku.
Akhirnya aku mulai menertawakan semuanya. Hahahhaa... tawa ini bukan tawa yang dipaksakan. Tawa ini adalah tawa yang tulus.
Karena aku tahu, kebahagiaan hidup itu ada ketika aku mulai menertawakan hal menyakitkan dalam hidupku.
Terima kasih buat semua ini. Biarkan aku terus tertawa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar