Minggu, 13 Maret 2016

Lari 2

Tersesat di dalam geram
Serasa ingin berlari
Namun kaki ini tak kuasa diseret
Tertunduk sendu di ruang sakral ini
Ingin mengadu pada Sang Ilahi.
Mungkin bukan sebuah pengaduan
Lebih mirip sebuah protes
Mengapa? Mengapa? Dan mengapa?
Sunyi...
Meski tak diam.
Hati ini terus bergejolak.
Menelusur setiap kenangan
Berharap ada ruang untuk melepaskan diri.
Namun...
Aku semakin tersesat
Semakin tak bisa berlari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar