Senin, 20 Juli 2015

Antara malam dan pagi

Antara malam dan pagi
Inilah jeda waktu milikku.
Inilah saat aku benar-benar menjadi diriku sendiri.
Keluar dari sangkar emas,
Meskipun tidak untuk terbang bebas
Namun penjara itu seolah roboh meski hanya kurang dari 8 jam.
Malam,
Kadang aku berharap kamu mampu membunuh pagi
Agar pagi itu tak usah datang lagi
Malam,
Kadang aku ingin kamu bergerak laksana seekor siput agar pagi sedikit terhalang olehmu.
Pagi,
Aku berharap kamu berganti warna menjadi kelam
Agar aku tak perlu kembali ke dalam penjara batin itu.
Namu kalian,
Pagi dan malam.
Kesetiaan kalian mampu mengajarkan padaku untuk lebih tegar meski harus diawali dengan gesekan terali penjara batin itu.
Aku ingin tetap setia seperti kalian
Meski saat ini aku lebih mencintai sedikit jeda waktu yang ada di antara kalian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar