Seperti kabut yang membatasi pandangan mata,
semua terlihat samar.
Hujan seakan mengerti dan terus menangis
untuk sebuah alasan tak terucapkan.
Ini bukan tentang emosi atau juga logika
tapi tentang ruang di antara emosi dan logika.
Perang dingin antara hati dan otak
pertempuran sunyi dalam sesosok tubuh...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar